FP
PAMERAN

FP
Pameran
16 - 30 September 2022
Me& Kalingga
Jalan Kalingga No. 14 Medan
menghadirkan sebuah pernyataan yang disajikan apa adanya melalui perlakuan yang polos.


Pameran ini menyinggung akses terhadap seni, sesuatu yang dapat ditemukan di setiap sudut keseharian kita, namun kita jarang bertemu dengan mereka.


Garis-garis gambar meminjam elemen visual dari komik Eropa, elemen kekonyolan dari heta-uma, elemen kejutan dari realita, dan elemen kebebasan dari pribadi pekarya.






Sebagai seorang yang tidak lagi anak-anak, selalu ada sebuah "penolakan" terhadap bermain. Aku ingin serius. Aku ingin dalam, tapi rasa nostalgia untuk membebaskan semua keinginan itu lebih kuat dibandingkan logikaku. Akibatnya, yah gambarku itu terkesan aku sedang "bermain" padahal aku "tidak."
Franky Pandana
Franky Pandana
Franky Pandana (1976) merupakan seniman asal Medan dengan fokus multidisplin sebagai jalan dan bekal bawaan melewati kesehariannya. Di dalam perjalanannya di dunia seni dia aktif sebagai seorang enthusiast: ini mencakup perannya sebagai seniman, kolektor, dan pemilik sebuah ruang pamer (Room C Art Gallery).
Dalam berkarya, Franky memanfaatkan beragam bahan mulai dari arang, pensil, spidol, spray, akrilik, dan membentuk karya yang meminjam ranah elemen dan objek kultural seperti kaset, zine. Di dalam perjalanan keseniannya Franky juga merespons elemen hiburan melalui seni pertunjukan dan seni konseptual. Saat ini Franky menjalankan sebuah proyek NFT (Art Instructions series) sebagai media ekspresi. Elemen hiburan dan relevansi dengan budaya populer hadir tidak hanya dalam karya Franky, melainkan juga dalam ajakannya terhadap pengamat untuk berpartisipasi dalam sebuah karya seni.
Karya Franky pernah dipamerkan di beberapa tempat termasuk di Singapura, Kuala Lumpur, Tokyo, Yogyakarta, Jakarta, dan Medan.
Seniman
